Selasa, 17 Maret 2015

Ternyata Bintang Yang Sudah Mati Juga Dikuburin

Info Online - Para astronom menemukan kabut yang berisi sinar x bertenaga besar di tengah-tengah lubang hitam di Galaksi Bimasakti.

Ternyata Bintang Yang Sudah Mati Juga Dikuburin
Area berwarna putih yang terlihat pada gambar merupakan area dimana ada semburan sinar x yang keluar dari suatu lubang hitam. Diduga, semburan berasal dari sekumpulan bintang yang telah mati.

Diduga kabut tersebut berasal dari bintang-bintang yang mati tersedot saat berada di dekat lubang hitam.

Jika bintang berada terlalu dekat dengan lubang hitam, bintang akan hancur, tersedot ke dalam lubang. Lubang hitam kemudian akan memuntahan buncahan dengan energi elektromagnetik setelahnya.

Dalam hal ini, lubang hitam di Galaksi Bimasakti mengeluarkan energi berupa sinar x yang terus menerus keluar.

Kerstin Perez, seorang asisten profesor dari Haverford College yang juga merupakan ketua penelitian ini, menduga ada tiga kemungkinan penyebab munculnya kabut sinar x tersebut:

Dugaan pertama adalah karena ada bintang mati yang menarik benda-benda dari bintang lain yang tengah mengorbitnya. Bintang mati itu bisa saja berupa white dwarf—bara bercahaya yang berasal dari bintang yang terpecah membentuk objek kecil namun padat. Jika gas serpihan bintang itu mengenai white dwarf, gas itu akan menguap menjadi semburan energi yang mengandung sinar x.

Tapi dibutuhkan bintang ukuran besar untuk menghasilkan white-dwarf yang menyemburkan sinar x dengan begitu kuat. Sedangkan jumlah white-dwarf di galaksi tidak sebanyak dan sekuat itu.

Kemungkinan kedua, semburan sinar x bisa saja berasal dari bintang neutron (lubang hitam kecil seukuran bintang), yang juga menghasilkan emisi sinar x saat menelan benda-benda di dekatnya.

Menurut Perez, yang masih menjadi teka-teki adalah mengapa objek tersebut berkobar secara konstan. Padahal, selama 10 tahun sebelumnya ilmuwan tidak menemukan banyak kobaran itu di tengah Galaksi Bimasakti.

Kemungkinan terakhir adalah sinar x asalnya bukan dari bintang, tapi dari awan gas yang berputar di sekitar lubang hitam. Namun, setelah diselidiki, bentuk dari wilayah sinar x itu sendiri tidak sesuai dengan peta yang menunjukkan darimana awan gas itu berasal.

"Apapun penyebab munculnya semburan kabut sinar x tersebut, yang pasti itu adalah bentuk aktivitas objek super-padat menghancurkan benda di sekitarnya." tutup Perez. (nationalgeographic.co.id)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar