Senin, 19 November 2018

Ini Tahap Pembuatan Kaos Dari Awal Hingga Akhir

Info Online - Kaos polos menjadi salah satu jenis pakaian yang paling banyak digunakan, sehingga tidak mengherankan jika ada banyak produsen pakaian yang mengeluarkannya sebagai produk andalan. Jumlah peminat kaos begitu banyak, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sekalipun. 

Tahap Pembuatan Kaos
Ilustrasi
Hal ini tentu menjadi sebuah peluang bisnis yang sangat menjanjikan bagi para produsen pakaian, terutama yang secara khusus hanya memproduksi kaos saja. Saat ini, ada banyak jenis kaos yang bisa ditemukan dengan mudah di pasaran, mulai dari yang harganya murah hingga yang dijual cukup mahal sekalipun. 

Namun di luar hal tersebut, mengetahui proses pembuatan kaos itu sendiri tentu menjadi hal yang menarik, bukan?

Dibuat dengan proses yang berkesinambungan
Sama dengan jenis kaos lainnya, kaos polos juga membutuhkan proses pembuatan yang cukup panjang dan tentunya sejumlah tenaga kerja yang ahli di beberapa bidang yang berbeda. Hal ini penting, untuk menjamin kualitas kaos yang akan dihasilkan. Ada banyak tahap yang dilakukan dalam memproduksi kaos polos, beberapa di antaranya seperti berikut ini:

Membuat pola desain dan contohnya
Tahap awal dalam pembuatan kaos dimulai dari penggambaran pola oleh seorang desainer. Jika pola yang dibutuhkan telah sesuai, maka dilanjutkan dengan pembuatan sampel baju yang akan diuji kesesuainnya dengan kebutuhan produksi. 

Pembuatan sampel ini biasanya dilakukan oleh unit penjahit dengan menggunakan belacu. Jika sudah selesai, maka sampel pola yang sudah jadi ini akan dicek kesesuainnya dengan desain yang akan dibuat. 

Membuat pola produksi
Jika pola desain sudah cocok, maka pola tersebut akan dibuat dalam bentuk pola produksi yang akan menjadi acuan dalam produksi dalam jumlah yang besar. Aktifitas ini akan dilakukan oleh Pattern Maker dengan cara membuat pola standar dan juga ukuran lainnya yang diproduksi. 

Hingga saat ini dikenal 2 macam cara pembuatan pola baju, yakni: pola manual dan juga pola CAD / CAM yang lebih modern. Pada umumnya, pola CAD / CAM ini lebih banyak diminati, sebab cara yang satu ini memungkinkan dilakukannya perubahan atau bahkan beberapa modifikasi jika dibutuhkan. Dalam tahap ini dilakukan juga proses grading, yakni pembuatan pola dalam beberapa ukuran yang berbeda-beda, seperti: S, M, L, dan yang lainnya. 

Pengukuran dan pemotongan kain
Proses pengukuran kain ini dilakukan oleh Marker Making, di mana proses pengukuran panjang dan lebar kain menjadi tanggung jawab mereka. Proses ini bisa dilakukan dengan bantuan software komputer, sehingga penggunaan kain akan benar-benar efisien dan sesuai dengan kebutuhan. 

Setelah proses pengukuran, pemotongan kain bisa dilakukan. Langkah ini bisa dilakukan dengan bantuan komputer dan juga sinar laser yang memungkinkan kain terpotong sesuai dengan bentuk dan ukuran yang benar-benar sesuai kebutuhan.

Menyortir dan mengelompokkan
Kain yang telah dipotong akan disortir sesuai dengan ukurannya masing-masing, sehingga lebih mudah untuk digunakan. Setelah disortir, masing-masing ukuran akan dikelompokkan dalam bundle terpisah, agar tidak bercampur antara satu ukuran dengan ukuran lainnya.

Proses penjahitan
Proses penjahitan ini bisa dilakukan di dalam unit produksi (jika tersedia) atau bahkan kepada pihak lain yang menyediakan layanan tersebut. Proses penjahitan ini biasanya dilakukan dalan beberapa tahap yang berbeda, seperti: penjahit 1 untuk menjahit lengan baju, penjahit 2 untuk menjahit bagian leher, dan yang lainnya. 

Pemeriksaan 
Setelah melalui proses penjahitan, staf quality control akan melakukan pemeriksaan kaos-kaos tersebut. Hal ini dibutuhkan untuk memastikan bahwa semua kaos sudah memenuhi kualitas yang seharusnya. 

Finishing 
Jika sudah melalui pemeriksaan awal, maka kaos akan masuk ke dalam mesin setrika dan dirapikan di sana, sehingga tak lagi kusut dan berantakan.

Pemeriksaan akhir dan pengemasan
Setelah semua tahap di atas, kaos akan melalui proses pemeriksaan akhir untuk memastikan bahwa produk tersebut sudah benar-benar sesuai dengan kualitas yang dibutuhkan. Setelah itu produk juga akan melalui proses pengemasan, sehingga benar-benar siap untuk dipasarkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar